Thursday, September 1, 2016

 
Anda baru saja memulai hari di tempat kerja baru namun masih kebingungan dengan apa yang harus Anda lakukan? Jangan khawatir, Anda dapat menyimak 10 Hal yang Harus Dilakukan di Tempat Kerja Baru ini untuk membantu Anda beradaptasi sehingga Anda dapat mengeluarkan performa kerja yang maksimal.

Pelajari Etika dan Budaya Kerja
Setiap kantor atau tempat kerja punya etika dan budayanya masing-masing. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mempelajari etika dan budaya di tempat kerja yang baru. Cari tahu hal-hal khusus di tempat kerja baru Anda dan ikuti, sehingga Anda dapat beradaptasi dengan semua rekan kerja.
 
Tunjukkan Semangat Bekerja
Tunjukkan konsistensi dan eksistensi Anda di kantor yang baru tersebut dengan semangat bekerja yang tinggi. Seberat apapun pekerjaan dan tanggung jawab Anda, jangan sampai anda terlihat lesu, lelah dan tidak bersemangat.
 
Selalu Mau Belajar Hal-Hal Baru dan Mahir dengan Teknologi
Selalu ada hal-hal baru untuk dipelajari di tempat kerja baru. Jangan ragu untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum Anda  mengerti kepada senior atau rekan kerja yang lebih berpengalaman. Apabila ada rekan senior yang memberikan bimbingan atas rekomendasi atasan, maka perhatikanlah sebaik-baiknya. Anda juga mesti mahir menggunakan perangkat teknologi di tempat kerja Anda yang baru. Belajarlah sedikit demi sedikit, usahakan Anda selalu menguasai keterampilan baru sesuai harapan yang telah ditetapkan kantor atau perusahaan.
 
Kenali Semua Orang
Anda harus mengenal semua orang di lingkungan kerja yang baru, termasuk pimpinan hingga staf atau pegawai terendah seperti office boy dan tukang parkir. Hal ini penting agar Anda dapat bersikap sepantasnya sebagai seorang pegawai baru.
 
Ringan Tangan
Jika anda ingin disayang rekan kerja atau bos di kantor anda, maka Anda harus siap sedia untuk ringan tangan. Tawarkan bantuan kepada siapa saja jika mereka terlihat kesulitan dengan pekerjaan. Lakukan hal ini setelah semua tanggung jawab dan tugas-tugas Anda selesai dikerjakan.
 
Inisiatif dan Kreatif
Selalu ada masalah yang terjadi di setiap tempat kerja manapun, Anda sebaiknya mawas dengan hal ini.  Ajukan inisiatif dan ide-ide kreatif untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Jika inisiatif dan ide-ide Anda brilian, Anda akan mendapat respek dari pimpinan dan rekan kerja dengan cepat.

Bangun Hubungan Profesional
Bersikaplah profesional dengan semua orang walaupun bukan berarti Anda mematikan naluri kemanusiaan, Anda harus mampu menyeimbangkannya. Hubungan profesional penting untuk diterapkan di tempat kerja agar fungsi manajemen berjalan dengan baik. Hubungan profesional yang Anda bangun dengan semua orang akan menciptakan tim kerja yang solid untuk mencapai kesuksesan perusahaan.
 
Berpakaian Pantas
Berpakaianlah yang pantas sehingga Anda tidak menjadi pusat perhatian (dalam artian negatif) di kantor yang baru. Anda harus menonjol di tempat kerja yang baru karena prestasi, bukan karena cara berpakaian yang “beda” dari rekan kerja lainnya.
 
Dilarang Menggosip
Hati-hati saja jika ada rekan kerja yang mendekati anda dan mengajak bergosip. Jangan terpancing dan ikut campur memberikan komentar. Selain akan menurunkan produktivitas kerja, Anda juga bisa terseret pada konfrontasi dengan rekan kerja lain.
 
Berbicara Sopan
Anda juga harus berbicara sopan kepada siapapun lawan bicara Anda di kantor, baik bawahan maupun atasan. Komunikasi yang baik akan membawa Anda pada hubungan profesional dengan semua orang di tempat kerja baru.
 
Selamat mencoba! Semoga 10 Hal yang Harus Dilakukan di Tempat Kerja Baru ini dapat memberikan efek positif terhadap kesuksesan Anda.

Apakah Anda sedang bersiap untuk memulai hari pertama di tempat kerja baru? Bagi sebagian orang, menghadapi hari pertama kerja di tempat baru menjadi hal yang menegangkan karena mereka khawatir mengalami kesulitan untuk beradaptasi. Padahal, kita dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan cepat di tengah persaingan antara individu yang semakin ketat. Saat ini, perusahaan tidak hanya membutuhkan karyawan yang memiliki keahlian teknis saja, tapi juga kemampuan bersosialisasi dengan baik.
Jika Anda termasuk orang yang memiliki kesulitan beradaptasi dengan, berikut ini akan kita bahas Cara Beradaptasi di 4 Minggu Pertama Kerja. Semoga dapat membantu Anda untuk mengawali hari pertama kerja di tempat baru.
 
1. Minggu Pertama
Di 7 hari pertama kerja, hal yang perlu Anda lakukan adalah mendekati rekan-rekan kerja yang berhubungan erat dengan pekerjaan Anda, misalnya rekan satu tim atau divisi. Bangunlah hubungan baik dengan rekan kerja yang sekiranya berpotensi untuk bisa membimbing Anda dalah hal pekerjaan, peraturan perusahaan, atau informasi lainnya. Bersikaplah ramah dan sopan untuk mendapatkan kepercayaan mereka.
 
2. Minggu Kedua
Saat 14 hari pertama kerja, temui supervisor atau atasan untuk berdiskusi tentang perkembangan pekerjaan Anda. Jangan merasa sungkan melakukan hal ini karena sangat penting untuk mendapatkan masukan tentang pekerjaan yang telah Anda lakukan dan agar Anda dapat melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Jika Anda dapat melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik, tentunya Anda akan mendapat pujian dari atasan yang berguna untuk kemajuan karir Anda nantinya.
 
3. Minggu Ketiga
Setelah 21 hari pertama kerja, Anda harus sudah bisa memahami tugas pekerjaan dengan baik. Perbaiki apa yang kurang dan saatnya memikirkan ide kreatif atau terobosan baru demi kemajuan perusahaan. Kumpulkan ide Anda dan sampaikan kepada atasan agar dapat diwujudkan bersama dengan tim serta mendapatkan masukan agar ide Anda kian sempurna saat direalisasikan.
 
4. Minggu Keempat
Memasuki 28 hari pertama kerja, Anda dituntut untuk mempertahankan semangat dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Jangan lupa tetap menjaga hubungan baik dengan rekan kerja untuk menciptakan suasana nyaman di kantor. Suasana kantor yang nyaman dan hubungan yang sehat dengan rekan kerja menjadi modal utama untuk membuat Anda merasa betah dan bisa bertahan lama di tempat kerja.

Bagaimana, apakah sekarang Anda siap menghadapi lingkungan kerja yang baru? Semoga sukses!

Meja kerja merupakan area penting untuk mendukung performa kerja Anda. Meja kerja yang rapi dan nyaman akan membuat pekerjaan terasa nyaman, memancing ide-ide brilian, dan membuat Anda merasa betah di kantor. Berikut ini 14 Tips Membuat Meja Kerja Rapi dan Nyaman yang dapat Anda lakukan :

1. Luangkan 10- 15 menit setiap hari untuk merapikan meja di akhir pekerjaan
Rapihkan meja Anda sebelum pulang dan bersihkan dari sampah-sampah kecil atau debu. Ketika Anda masuk kerja kembali keesokan harinya, suasana meja yang tertata baik akan menyambut anda.

2. Gunakan kontainer kecil untuk tempat alat tulis
Sediakan kontainer kecil untuk menyimpan pulpen, penghapus, paper clip, dll agar tidak berserakan. Gunakan kontainer yang memiliki beberapa bagian agar Anda dapat mengelompokkan benda-benda tersebut sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan benda yang dicari saat dibutuhkan.

3. Gunakan rak kecil
Atur dokumen-dokumen kerja Anda dalam rak kecil dan kelompokkan berdasarkan jenisnya. Jangan biarkan semuanya bertumpuk-tumpuk sehingga sulit dibedakan satu sama lain dan membuat Anda kesulitan saat mencari dokumen yang dibutuhkan.

4. Sediakan tempat sampah
Sediakan tempat sampah di bawah meja kerja Anda untuk memudahkan Anda membuang kertas atau bungkus bekas makanan yang sudah tidak terpakai. Walaupun kecil ukurannya sampah-sampah macam ini dapat mengganggu kerapian dan kebersihan meja anda.

5. Simpan kembali barang-barang ke tempatnya
Anda mungkin kerap lupa untuk menyimpan kembali barang-barang yang sudah digunakan ke tempatnya. Biasakan diri Anda untuk selalu menyimpannya kembali ke tempat semestinya agar meja kerja senantiasa rapi dan enak dipandang.

6. Klasifikasikan berdasarkan jenis dan urgensi pekerjaan
Letakkan barang-barang atau dokumen di atas meja berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensi. Barang-barang yang sering dipakai harus lebih mudah diakses daripada barang-barang yang kurang sering dipakai. Susun dokumen atau kertas kerja berdasarkan urgensi pekerjaan, taruh dokumen yang harus selesai hari itu juga pada bagian atas dan taruh yang kurang penting pada bagian bawah.

7. Letakkan foto orang tersayang
Taruh foto keluarga atau orang tersayang di atas meja. Ini dapat memperindah meja kerja Anda sekaligus menjadi penyemangat tersendiri bagi Anda ketika lelah bekerja dengan memandang wajah mereka. Jika meja kerja Anda berukuran relatif kecil, Anda dapat meletakkannya di dinding atau di bawah kaca pelapis meja.

8. Beri hiasan seperti vas bunga
Memandang bunga dalam vas dapat membuat pikiran menjadi lebih fresh. Selain itu, suasana meja kerja akan lebih hidup dan menarik secara estetika apabila diberi sebuah vas kecil berisi bunga.

9. Atur ketinggian kursi
Sesuaikan ketinggian kursi sedemikian rupa agar sesuai dengan postur tubuh dan tinggi meja kerja Anda. Ketinggian kursi yang tidak tepat dapat membuat Anda cepat lelah dan pegal.

10. Gunakan warna favorit
Gunakan warna kesukaan Anda pada meja kerja, alas, atau barang-barang di atasnya dapat untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi Anda.

11. Gunakan speaker kecil atau headset
Anda dapat menyediakan speaker kecil atau headset untuk mendengarkan musik di sela-sela pekerjaan agar tidak terlalu tegang. Akan tetapi, jika kantor tempat anda bekerja melarangnya, jangan sekali-sekali menggunakannya.

12. Sisakan ruang yang cukup untuk laptop dan tempat menulis
Jangan biarkan seluruh permukaan meja kerja Anda tertutup oleh barang-barang dan dokumen, sisakan ruang kosong yang cukup untuk ruang gerak anda. Idealnya, ruang kosong meja kerja Anda adalah dua per tiga dari duas meja kerja ukuran sedang. Ruang kosong yang terlalu sedikit dapat membuat anda cepat lelah, suntuk, dan stress.

Monday, July 25, 2016


Apakah Anda seorang pemimpin di perusahaan tempat Anda bekerja? Tentunya Anda ingin menjadi seorang pemimpin yang baik bagi bawahan Anda. Berikut ini 7 Sifat yang Harus Dimiliki Pemimpin untuk Anda pelajari dan terapkan dalam pekerjaan Anda sehari-hari :

1. Mau Mendengarkan Masukan
 
Pemimpin yang baik harus bisa memberikan masukan dan juga menerima masukan dari siapapun. Anda juga dituntut mampu bersikap bijaksana. Pilihlah saran yang sekiranya dapat memberikan perubahan signifikan dan koreksi diri setelah menerima masukan untuk menjadi lebih baik.

2. Memiliki Wawasan Luas
 
Pemimpin yang berwawasan luas tahu akan banyak hal, sehingga mereka dapat menjadi teman sharing bawahannya dan juga menjadikan dirinya bijaksana dalam mengambil keputusan.

3. Mau Mengakui Kesalahan
 
Manusia tak lepas dari kesalahan, termasuk Anda sebagai pemimpin. Jika Anda menyadari telah melakukan kesalahan, jangan menyalahkan orang lain. Jadilah orang berhati besar dan akui kesalahan Anda, setelah itu cari solusi untuk memperbaikinya.

4. Pandai Berinteraksi
 
Bangun komunikasi yang baik dengan anggota tim Anda. Berinteraksilah sesering mungkin dengan tim Anda, tidak hanya untuk membicarakan pekerjaan tapi juga hal lainnya seperti menanyakan kabar keluarga mereka, kegiatan mereka saat liburan, dll. Interaksi yang baik dapat mepererat ikatan tim dan mereka dapat lebih bersemangat mengerjakan tugas dengan senang hati.

5. Memberikan Apresiasi
 
Berikan penghargaan atau pujian pada anggota tim Anda yang berprestasi. Dengan demikian, mereka akan semakin terpacu untuk terus berprestasi dan memicu anggota tim lainnya untuk melakukan hal yang sama.

6. Mencintai Tim
 
Cintai tim Anda dan tumbuhkan rasa saling menyayangi dalam tim. Anggap mereka seperti keluarga dan lakukan pendekatan individual. Rasa cinta dan kasih sayang dalam tim dapat membentuk tim yang solid sehingga suasana kerja dapat lebih menyenangkan.

7. Jangan Plin-Plan
 
Seorang pemimpin harus tegas dalam mengambil keputusan atau kebijakan. Jika Anda kesulitan dalam memutuskan sesuatu, luangkan waktu untuk berfikir atau mundurkan waktu pengumuman keputusan tersebut sampai keputusan yang dibuat benar-benar matang.

Wednesday, July 13, 2016


Saat memasuki lingkungan kerja baru, tentunya Anda juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan tim. Bekerja dengan baik dalam sebuah tim merupakan elemen penting di tempat kerja dan beradaptasi dengan tim baru bukanlah hal yang mudah karena masing-masing anggota tim memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Berikut ini 6 Cara Beradaptasi dengan Tim Baru yang dapat membantu Anda :

1. Menjadi Pengamat
 
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengamati peran setiap anggota tim and dinamika yang terjadi di dalamnya. Cara terbaik untuk beradaptasi dengan tim baru adalah ikut serta dengan dinamika dan hubungan kerja yang memang sudah terbentuk sebelumnya. Misalnya, amati apakah ada ritual tertentu dalam tim seperti istirahat coffee break di jam tertentu dan cobalah ikut turun tangan membantu saat waktu tersebut datang. 

2. Kenali Setiap Anggota Tim


Sangat penting untuk mengenal setiap anggota tim dari awal. Hindari bergaul hanya dengan anggota tertentu saja yang dirasa cocok dengan Anda. Jika Anda tidak berusaha sejak awal, maka akan semakin sulit untuk membangun ikatan dengan anggota lainnya di masa yang akan datang.

3. Lakukan kewajiban Anda
 
Kerap kali Anda harus melakukan kewajiban lebih banyak saat menjadi anggota baru. Ajukan diri untuk mengerjakan tugas, khususnya pekerjaan yang tidak ingin dilakukan oleh siapapun. Tawarkan kopi kepada anggota lain ketika Anda membuat kopi untuk diri Anda sendiri dan tawarkan bantuan kepada rekan kerja yang sedang menghadapi deadline ketat serta membutuhkan bantuan.
 
4. Puji Pekerjaan Tim
 
Salah satu aspek yang harus diperhatikan saat menjadi bagian dari tim adalah mengenali kontribusi dari rekan lainnya. Jangan lupa untuk memberikan pujian bagi anggota tim yang telah membantu pekerjaan Anda atau saat pekerjaan tim selesai dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa Anda berkomitmen atas kesuksesan seluruh tim, bukan hanya kepada ambisi pribadi Anda.
 
5. Aktif dalam Aktivitas Tim
 
Jika tim baru Anda memiliki aktifitas rutin untuk sekedar jalan-jalan atau makan malam bersama sebulan sekali, cobalah untuk ikut serta sesering mungkin. Hal ini merupakan sebuah kesempatan yang baik untuk mengenal rekan tim Anda. Hal ini juga dapat membantu membangun hubungan kerja yang baik karena mereka dapat merasa lebih nyaman dan dekat dengan Anda.
 
6. Pelajari Karakteristik Tim


Pelajari kepribadian, keahlian, dan kemampuan fisik setiap anggota tim. Kenali peran setiap anggota dan gunakan keahlian Anda untuk mengisi posisi yang kosong  agar Anda dapat memberi kontribusi yang berarti. Jangan masuk ke dalam tim dan secara tiba-tiba dan berusaha mengubah cara tim dalam mengerjakan sesuatu.